Dibalik Suksesnya Calon Legislatif

surat suara

surat suara

Semarang – Sebanyak 40 surat suara Pemilu 2014 di Tempat Pemungutan Suara XIII Desa Kalikarung, Kecamatan Kepil, Kabupaten Wonosobo diduga dicoblos oleh anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) setempat.

Koordinator Divisi Pengawasan dan Humas Bawaslu Jateng Teguh Purnomo mengungkapkan pelaku melakukan pencoblosan sesaat sebelum dilakukan proses pemungutan suara ketika saksi, Petugas Pengawas Lapangan dan pemilih belum datang. Modusnya dengan membuka kotak suara yang masih bersegel.
“Kami sudah siapkan ancaman pidana dengan pasal 309, 310 dan 321 bagi para pelaku. Bagi KPU nanti akan dilayangkan rekomendasi pemungutan suara ulang sebagaimana diatur dalam pasal 221 ayat 2 (a) UU No.8 tahun 2012 tentang Pemilu Anggota DPR, DPD dan DPRD dan pelanggaran kode etik yang berujung pada pemberhentian dengan tidak hormat,” tandas Teguh di kantor Bawaslu Jateng, Semarang..
Pihaknya sudah menginstruksikan kepada Panwaslu Kabupaten Wonosobo untuk memproses sesacara tuntas atas kasus tersebut. Supaya bisa membongkar kasus tersebut dan tidak sekedar pelaku lapangannya, tetapi siapa aktor dibalik itu semua.
“Kami akan berusaha maksimal dalam melakukan klarifikasi, syukur pelaku lapangan dapat menyampaikan aktor intelektual yang ada dibalik itu jika ada,” tambah Teguh.
Teguh menegaskan bahwa pemungutan dan penghitungan suara pada 9 April 2014 lalu, namun ada dugaan kasus pidana baru yang diketahui sekarang ini, maka tetap akan diproses secara hukum, dan selanjutnya akan dibawa ke Gakkumdu.
Teguh meminta semua pihak yang mengetahui dugaan tindak pidana Pemilu dapat melaporkan hal tersebut ke Panwaslu terdekat atau langsung ke Bawaslu disertai alat bukti bukti.