Signal Untuk Kasus Jasmas Jilid II

kejagungSurabaya – Kasus penyimpangan Jaring Aspirasi Masyarakat Tahun Anggaran (Jasmas TA) 2016 yang ditangani oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Perak rupanya akan berbuntut panjang.

Bahkan Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kejati Jatim) memberikan signal pada Wagiyo Santoso Kepala Kejari Tanjung Perak agar kasus Jasmas Jilid II tetap berjalan.

“Pejabat yang baru tentunya harus mengevaluasi, harus mendata, menelaah kasus yang ada,” kata M Dhofir Kajati Jatim.

“Kalau kasusnya masih belum selesai, hambatannya apa, tentu harus didalami nanti dievaluasi,” tambahnya.

Masih kata Dhofir, dilakukan evaluasi disetiap perkara korupsi. Suapaya ada keseimbangan antara penindakan dan pencegahan.

“Jadi kita juga tidak hanya menindak saja,” tuturnya. “Kemudian mengembalikan keuangan negara tetapi harus seimbang,” terangnya.

Dhofir menyampaikan, bahwa langkah tersebut dinilai cukup efektif. Selain itu juga membuat efek jera bagi koruptor.