Pagelaran Sri Kresna Di Festival Kresnayana

Kresnayana

Sri Kresna

Jawa Timur РSatu kata yang singkat dan padat ini mari diwujudkan masyarakat Jawa Timur, khususnya wilayah Blitar Raya, Kediri, Tulungagung dan Trenggalek. Karena Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Timur melalui Bidang Kebudayaan melakukan kegiatan Pagelaran Sri Kresna Dalam Rangka Launching Festival Kresnayana yang berlangsung pukul 19.00 wib tanggal 15 Nopember 2019 di Komplek Candi Penataran Kabupaten Blitar.

Sinarto, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Timur, di dampingi Kepala Bidang Kebudayaan, Handoyo menjelaskan Dramatari kolosal tersebut melibatkan personil penari dan pengrawit sekitar 120 orang.

Ditambahkan Handoyo, sebelum pergelaran tersebut diselenggarakan workshop Seni Pertunjukkan Kresnayana.

Sementara itu ringkasan jalannya dramatari Sri Kresna adalah berikut ini : Narayana kecil hidup berbalut kesederhanaan di Widarakandang dalam asuhan Demang Sagopa. Kenakalannya dimasa kecil menunjukkan kecerdasan diatas anak anak sebayanya, keingintahuan tentang kehidupan mengantarkannya pada petualangan petualangan tak kenal lelah untuk mencari ilmu dan mengasah kecerdasan.

Masa Remaja dihabiskannya bersama guru besarnya Resi Padmanaba. Dari Resi Padmanaba Narayana muda memperolah senjata sakti Sekar Wijaya Kusuma dan Cakrabaskara.

Bahkan Resi Padmanaba manunggal sajiwa dengan sang Narayana.
Kisah asmara Narayana dengan Putri Kumbina Dewi Rukmini mendapatkan tantangan dari Ratu Cedi yang kaya raya.

Namun dengan kekuatan cinta mereka yang terikat oleh janji suci segala rintangan dapat teratasi, Ratu Cedi tak kuasa membendung kekuatan cinta Narayana dan Rukmini.

Dan Narayana adalah seorang pemimpin, setelah mendapatkan kekuasaan di Dwarawati maka ia bergelar Sri Kresna.

Baginya pemimpin adalah orang yang selalu memberikan kekuatan orang lain untuk bangkit dan berjaya.

Hal itu dibuktikannya ketika Bharatayuda pecah di Kurusetra dan Arjuna tertunduk tanpa daya tak kuasa menghadapi Karna dan saudara suadaranya Kurawa, maka Kresna yang sejiwa dengan Hyang Wisnu memberikan pencerahan untuk kebangkitan Arjuna.