Wisuda Bareng Raih Nilai Terbaik

Abdul Hakim dan Zakhiyah Sholikha

Abdul Hakim dan Zakhiyah Sholikha

Surabaya РBelajarlah sampai ke negeri China, rupanya seperti itu yang ditanamkan dalam diri Abdul Hakim dan Zakhiyah Sholikha. Keduanya merupakan pasangan suami istri yang menempuk pendidikan S2 di Universitas Dr. Soetomo Surabaya.

“Saya dan istri mendaftar S2 di Unitomo pada tahun 2017 dan menyelesaikan studi bersama tahun 2019 ini,” kata Hakim yang juga seorang junalis disalah satu media milik pemerintah.

“Ini merupakan salah satu pencapaian terbesar bahkan juga membanggakan yang telah kami lakukan bersama,” tambahnya, dengan wajah bahagia.

Masih kata Hakim, dengan meraih gelar magister kali ini, maka sudah memenuhi salah satu harapan dari orang tua.

“Dulu almarhum bapak saya punya cita-cita bahwa semua anaknya harus mengenyam pendidikan tinggi paling tidak S1,” ungkapnya.

“Tapi sebagai anak, saya dan saudara menaikkan grade (kelas) ke S2 dan S3,” tuturnya. “Alhamdulillah kakak saya sudah S3 di Bandung dan saya S2 di Surabaya,” terang Hakim.

Hakim menyampaikan, pentingnya tanggung jawab moral bagi seseorang yang telah menyandang gelar magister mapupun doktor.

Sebab selama ini banyak yang lupa atau bahkan tidak memahami tentang tanggung jawab moral yang mengikutinya, sehingga kontribusi dan karyanya berhenti setelah mendapat gelar yang diperoleh.

Ketika disinggung akan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi yaitu S3.”Yang penting itu semangat belajar dan mencari ilmu selalu ada,” terangnya. “Tidak pandang umur, penting lagi ilmunya barokah atau bermanfaat,” urainya.

Hal senada juga disampaikan Zakhiyah Sholikhah sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di salah satu instansi pemweintah.

Bahwa dirinya bangga¬†bisa wisuda bersama dengan suaminya. “Saya berharap ini tidak sekedar formalitas saja, tapi ada ilmu yang bisa diambil untuk bisa ditularkan ke yang lainnya, itu harapan saya,” harapnya.

Meithiana Indrasari Wakil Rektor IV Universitas DR. Soetomo (Unitomo) mengungkapkan kebanggaannya atas diraihnya gelar magister untuk Abdul Hakim maupun Zakhiyah Sholikhah dengan nilai memuaskan.

“Kami ucapkan selamat semoga ilmu yang didapatkan bermanfaat,” pesan Meithiana.

Hakim sendiri mengambil Program Studi Magister Ilmu Komunikasi dengan konsentrasi Media dan meraih nilai cumlaude dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,84

Sedangkan Zakhiyah mengambil program Magister Manajemen dengan konsentrasi Manajemen Sumberdaya Manusia dan meraih nilai cumlaude dengan IPK 3,72.