PN Gelar Sidang Praperadilan Jasmas

kejagungSurabaya – Kasus penyimpangan anggaran Jaring Aspirasi Masyarakat Tahun Anggaran (Jasmas TA) 2016. Sebelumnya 3 mantan legislator Surabaya yang telah ditetapkan sebagai tersangka mengaju praperadilan.

Sidang praperadilan digelar hari ini di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. 3 orang yang mengajukan praperadilan ialah, Ratih Retnowati, Dini Rinjati serta juga Syaiful Aidy.

Dalam gugatan praperadilan, ketiganya mempersoalkan mengenai Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) belum pernah diterima.

Yusuf Eko Nahuddin selaku pengacara ketiga tersangka, dihadapan Agus Siswanto selaku Hakim praperadilan menyampaikan, bahwa Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) dari Kejakaaan Negeri (Kejari) Tanjung Perak tidak sah.

“Dan apabila hakim memiliki pendapat lain, kami mohon putusan yang seadil-adilnya,” kata Yusuf.

Yusuf menyampaikan, mengajukan praperadilan ini disebabkan pemohon belum menerima SPDP

Yusuf menambahkan, bahwa SPDP wajib diberikan kepada kliennya berdasarkan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) nomor 130 Tahun 2015.

Disisi lain, Dimaz Atmadi Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Tanjung Perak menyampaikan, penolakan atas eksepsi atas gugatan pemohon. Sebab SPDP dan Sprindik tidak masuk dalam ruang lingkup praperadilan.

Perlu diketahui, sidang praperadilan tersebut tidak selesai hari ini. Namun akan dilanjutkan pada tanggal (tgl)
16/09/2019 mendatang. Pada sidang selanjutnya tgl 23/09/2019, akan dilanjutkan dengan penyerahan bukti juga saksi-saksi.