Dalam Keterangan Pers, Presiden Tidak Setuju

kpkJakarta – Dalam keterangan pers yang disampaikan Joko Widodo (Jokowi) Presiden Republik Indonesia (RI). “Saya tidak setuju jika Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) harus meminta izin dari pihak eksternal untuk melakukan penyadapan,” kata Jokowi.

“Misalnya izin ke pengadilan, tidak, cukup meminta izin internal dewan pengawas untuk menjaga kerahasiaan,” tambah Jokowi.

Jokowi juga menyampaikan ketidaksetujuan mengenai penyidik maupun penyelidikan KPK hanya berasal dari Kepolisian dan Kejaksaan.

“Penyelidik dan penyidik KPK bisa juga berasal dari unsur Aparatur Sipil Negara (ASN), dari pegawai KPK maupun instansi lainnya,” tuturnya. “Tentu saja harus melalui prosedur rekrutmen yang benar,” ujarnya.

“Sekali lagi, kita jaga agar KPK tetap lebih kuat dalam pemberantasan korupsi,” tegasnya.

“Intinya, KPK harus tetap memegang peran sentral dalam pemberantasan korupsi, KPK harus didukung dengan kewenangan dan kekuatan yang memadai, dan harus lebih kuat dibanding dengan lembaga lain dalam pemberantasan korupsi,” pungkas Jokowi.