Digital Dan Milenial Tourism, Paparan Untuk Finalis Miss Grand Jawa Timur 2019

Sinarto, Kadisbudpar sampaikan paparan kepada Miss Grand Jatim 2019

Sinarto, Kadisbudpar prov jatim sampaikan paparan kepada Miss Grand Jatim 2019

Jawa Timur, portal nasional – Sinarto, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jatim (Kadisbudpar Jatim), memberikan paparan terkait perkembangan pariwisata di Jawa Timur kepada finalis Miss Grand Jatim 2019.

Acara yang bertempat di Hotel Grand Dafam, Jalan Kayoon, Surabaya tersebut mengambil tema ‘Digital dan Milenial Tourism’.

“Mereka anak-anak pintar yang milenial,¬† tentunya kita berharap mereka bisa menjadi endors untuk kepariwisataan Jawa Timur,” ungkap Sinarto.

Finalis Miss Grand Jatim yang juga merupakan pengguna media sosial yang aktif diharapkan Sinarto bisa membantu untuk memasarkan pariwisata Jawa Timur melalaui jaringan pertemanan yang menyampaikan informasi begitu cepat akan mampu membuat generasi millenial ini menjadi icon utama dan cerdas dalam memperkenalkan destinasi wisata Jawa Timur.

“Mereka saya kira termasuk pengguna media sosial yang cerdas, seorang influencer dan punya jaringan pertemanan yang bagus. Apalagi kalau kita lihat, karakter milenial ini kan suka bergaul dan cepat mengabarkan informasi¬† kepada teman-temannya menggunakan media sosial,” kata Sinarto.

Bukan hanya milenial di Jawa Timur, Sinarto berharap para finalis Miss Grand Jatim ini bisa memperkenalkan destinasi wisata di Jatim kepada 82 juta milenial Indonesia.

“Segmen milenial tourism itu adalah anak-anak yang dekat dengan dunia digital, dengan media sosial, informasi akan cepat tersampaikan karena dilihat kebiasan mereka sehari-hari dipastikan tidak pernah lepas dari media sosial,” jelas Sinarto.

Selain menjadi endors destinasi wisata Jawa Timur, Sinarto juga mengatakan para finalis Miss Grand Jawa Timur memiliki peluang besar untuk menjadi enterpreneur di dunia kepariwisataan.

“Ini sangat potensial dan akan sangat bagus jika ditekuni oleh para finalis Miss Grand Jatim sebagai usaha kepariwisataan. Dan bisa memajukan wisata Jawa Timur serta mengenalkan wisata Jawa Timur di kancah dunia melalui industri jaringan media sosial,” terang Sinarto.