Pedagang Pasar Datangi Ombudsman

tunjunganSurabaya РPedagang yang tergabung dalam Perkumpulan pedagang Pasar Tunjungan (P3T) mendatangi Ombudsman Jawa Timur (Jatim).

P3T menilai Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah melakukan maladministrasi dikarenakan janji revitalisasi pasar sama sekali tidak terwujud.

Dalam pertemuan tersebut serta mendengarkan keterangan dari Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (DPRKPCKTR) Surabaya.

Hal yang mengejutkan dan diterima dari pedagang, tidak terwujudnya revitalisasi pasar disebabkan tidak adanya anggaran.

“Kalau tidak ada anggaran dari Pemkot itu mustahil,” kata Jalil Hakim Wakil Ketua P3T.¬†“Karena itu adalah aset milik Pemkot, itu bukan anak haram Pemkot,” ungkapnya.

Ketika Achmad Khoiruddin Asisten Muda Ombudsman Jatim menemui perwakilan pedagang P3T dan menyampaikan klarifikasi DPRKPCKTR soal peruntukan zona Pasar Tunjungan.

“Ini terkait peruntukan zona eks Pasar Tunjungan,” kata Achmad. “Jadi kita tadi sudah melakukan pemeriksaan kepada Kasi perencanaan,” tambahnya.

“Pembiaran pelaporan yang berlarut,” tuturnya. “Itu sementara yang bisa kami ungkapkan, tapi telaah dengan memanggil banyak pihak terus kita lakukan,” terangnya.