Tali Asih Kepada 500 Seniman Dan Budayawan Karena Berperan Dalam Menjaga Nilai Tradisi Daerah

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat memberi tali asih kepada anak yatim piatu

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat memberi tali asih kepada anak yatim piatu

Jawa Timur, portal nasional – Pemberian tali asih kepada 500 seniman dan budayawan di jawa timur yang terpilih berdasarkan rekomendasi dinas kebudayaan kabupaten/kota yang bekerjasama dengan dewan kesenian setempat.
Terdiri dari : seniman berprestasi, seniman duafa, seniman penyandang disabilitas, budayawan dan 10 anak yatim piatu.

Khofifah, Gubernur Jawa Timur, merasa berbahagia dapat bertemu dengan para seniman dan budayawan se jawa timur yang telah banyak berperan dalam membangun jawa timur khususnya di bidang seni dan budaya.

“Oleh karena itu sudah selayaknya seniman dan budayawan di Jawa Timur mendapatkan apresiasi ataupun penghargaan berupa tali asih,” jelas Khofifah.

Pemberian tali asih merupakan tanda terimakasih dan kepedulian dari pemerintah provinsi jawa timur kepada para seniman dan budayawan yang telah bekerja keras dan konsisten menjaga nilai dan tradisi budaya jawa timur.

Selain itu juga, pemberian tali asih diharapkan dapat menjadi motivator bagi para seniman dan budayawan di jawa timur untuk lebih berkreasi dan menghasilkan karya-karyanya yang lebih baik lagi, dan dapat mengharumkan nama provinsi jawa timur secara nasional maupun internasional.

Khofifah menyampaikan, seniman dan budayawan selain memberikan kontribusi dalam melestarikan dan mengembangkan seni budaya bangsa, juga memberikan kontribusi terhadap perkembangan ekonomi jawa timur.

“Untuk itu, saya mengajak saudara para seniman untuk terus mempertajam kreativitasnya agar bisa menjawab tantangan upaya menjaga harmoni sosial dan alam, melestarikan kebudayaan dan lingkungan hidup sekaligus menjadi aktor yang tangguh dalam era internet 4.O, baik dari aspek budaya maupun dari aspek ekonomi,” kata Khofifah.

Bagi Khofifah, kesenian merupakan salah satu bidang terpenting dalam pembangunan bangsa, karena eksistensi sebuah bangsa pada hakekatnya adalah eksistensi budaya adiluhungnya. Oleh karena itu jawa timur membutuhkan sosok-sosok seniman dan budayawan yang berkarakter dan berintegritas tinggi agar bisa menjadi guru dan tauladan ditengah masyarakat dalam menjaga kebhinekaan dan ketahanan budaya kita sebagai jati diri dan martabat bangsa.

“Dalam era serba internet ini , komunikasi lintas budaya akan semakin gencar, seni budaya kita semakin dikenal oleh masyarakat global. Namun budaya asing dengan mudahnya masuk ke negeri kita, untuk itu kita perlu untuk lebih menyadari makna dari ketahanan budaya kita agar terpelihara eksistensi dan soliditas sosial, tidak kehilangan kesadaran diri, tidak kehilangan jatidiri, harga diri, atau pun sejarah peradaban kita. Eksistensi dan soliditas bangsa ini akan terjaga dengan baik jika pembangunan dan pengembangan seni memperkokoh kesadaran diri dan jatidiri kita sebagai bangsa yang beradab. Oleh karena itu saya berharap agar kekayaan seni dan budaya yang kita miliki harus dijaga, dilindungi, dilestarikan, dikelola, dikembangkan dan dimanfaatkan untuk kesejahteraan rakyat,” terang Khofifah.

Disisi lain, Sinarto, Kepala Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur, menyampaikan bahwa maksud dan tujuan kegiatan ini untuk membangun tali silahturahmi antar pemerintah dan seniman, mendorong semangat dan motivasi seniman untuk terus berkarya dan melestarikan serta mengembangkan seni budaya bangs sekaligus sebagai wujud penghargaan dan tanda terima kasih atas dedikasi dan loyalitas seniman terhadap pelestarian dan pengembangan seni budaya di jawa timur.

Pemberian tali asih kepada seniman berprestasi dan budayawan dilaksanakan dinas kebudayaan dan pariwisata bekerjasama dengan dewan kesenian jawa timur, dinas kebudayaan dan pariwisata kabupaten/kota dan dewan kesenian kabupaten/kota se jawa timur, pada hari selasa tanggal 28 mei 2019 bertempat di gedung grahawisata, dinas kebudayaan dan pariwisata provinsi jawa timur. Jl. Wisata menanggal surabaya./*