Ada Korban, Reaksi Pemkot Lambat

Moch Machmud

Moch Machmud

Surabaya – Kecelakaan kerja yang menewaskan seorang pekerja dalam pengerjaan proyek box culvert di Wonokoyo dekat Taman Bungkul, mendapat reaksi dadi kalangan legislatif.

“Menurut saya, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya harus turun tangan,” kata Moch Machmud anggota Komisi C bidang Pembangunan (Pemb) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya.

“Mengevaluasi seluruh proyek-proyek yang serupa itu di tempat-tempat lain, sebelum terjadi korban yang sama, karena bagaimanapun itu manusia, yang harus dihargai, dilindungi cara kerjanya,” tambahnya.

Masih kata Machmud, pengerjaan box culvert ini perlu strategi khusus. Sebab box culvert itu panjang, besar juga berat.

“Saran saya pada Pemkot Surabaya, harus segera dipanggil kontraktornya, dipanggil dulu, ditanya,” ungkap Machmud.

“Terus pertanggungjawaban jawabnya seperti apa, karena membawa korban, itu diselesaikan dulu, baru selesai itu di santai atau blackberry liat,” tuturnya.

Ketika disinggung terkait sikap Pemkot Surabaya dalam kasus kecelakaan kerja. “Kalau tidak ada reaksi dari Pemkot Surabaya, tentu sangat lambat reaksinya,” terangnya.

Machmud menyampaikan, Pemkot Surabaya harus punya kepekaan sosial yang tinggi. “Jangan hanya mengejar pekerjaan saja,” pungkasnya.