Sidang Pertama Dana Jasmas

kejagungSidoarjo – Kasus dana hibah bermasalah di tahun anggaran 2016 lalu yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Surabaya.

Dalam sidang tersebut yang berlangsung singkat. Merupakan sidang dengan agenda pembacaan dakwaan dan Agus Setiawan Tjong sebagai terdakwa.

Sidang yang dipimpin hakim Rohmad mempersilahkan Suryanta Desy dan M Fadhil merupakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk membacakan dakwaan.

Seperti yang dibacakan M Fadhil, Agus Setiawan Tjong bersama beberapa anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya melakukan perbuatan melanggar hukum mengkoordinir pelaksanaan dana hibah Jaring Aspirasi Masyarakat (Jasmas).

Masih kata M Fadhil, dimana pelaksaannya bertentangan dengan Peraturan Wali Kota (Perwali) Surabaya nomor 25 Tahun 2016 tentang pedoman pemberian dana hibah dan bantuan sosial.

Sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) nomor 32 Tahun 2011 tentang pedoman pemberian hibah dan bantuan sosial yang bersumber dari APBD.

Perbuatan Agus Setiawan Tjong juga bertentangan dengan Permendagri nomor 13 Tahun 2006 direvisi menjadi Permendagri nomor 21 tahun 2011 tentang pedoman pengelolaan keuangan daerah.