Dugaan Praktik Pungli Jual Beli Buku LKS di Sekolah Dasar Negeri Kabupaten Magelang

Buku Pendidikan SD

Buku Pendidikan SD

Magelang, portalnasional – Praktik Jual beli Lembar Kerja Siswa ( LKS ) di duga masih terjadi di Sekolah Dasar Negeri Kabupaten Magelang.

Padahal, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan telah menegaskan Jual Beli Buku LKS Yang dilakukan oleh pihak sekolah dan biasanya bekerja sama dengan pihak Penerbit dan atau pihak ketiga lainnya termasuk Pungutan Liar ( Pungli ).

Agus MS menjelaskan bahwa, Jual beli LKS itu melanggar Permendikbud No.75 Tahun 2016 tentang Komite Sekolah Pasal 12 ayat 1.

“Dalam Permendikbud tersebut ditegaskan bahwa Komite Sekolah baik perseorangan maupun kolektif dilarang menjual buku ajar,bahan ajar, perlengkapan bahan ajar, pakaian seragam atau bahan pakaian seragam di sekolah,” jelas Agus MS Ketua LSM Ammarah Kabupaten Magelang.

Dengan demikian LSM Ammarah memandang praktik jual beli buku LKS masuk dalam kategori bahan ajar di sekolah dan tidak bisa dibenarkan, sehingga harus di hentikan. LKS boleh digunakan asal di buat oleh guru didik dan tidak diperjualbelikan.

Agus MS menambahkan,bahwa di dalam PP No.17 Tahun 2010 sudah jelas dan tegas Pasal 181 Ayat (a) Pendidik dan Tenaga Kependidikan,baik perseorangan maupun Kolektif di Larang ” Menjual Buku Pelajaran, bahan ajar, perlengkapan bahan ajar, pakaian seragam atau bahan pakaian seragam di satuan pendidikan,tambah Agus MS.

Namun ketika Portal-Nasional.co mengkonfirmasi tentang Dugaan maraknya praktik jual beli Buku LKS di sekolah sekolah Dasar Negeri Kabupaten Magelang Kepala Plt. Disdikbud Kabupaten Magelang sedang tidak ditempat.

Begitu juga saat Portal-Nasional.co menemui Kabid.Pendidikan Sekolah Dasar sedang dinas Luar.( Hr )