Dewan Akan Gunakan Hak Angket

Herlina Harsono Nyoto (tengah)

Herlina Harsono Nyoto (tengah)

Surabaya – Pasca dengar pendapat antara pedagang Hi Tech Mall dengan Komisi A bidang Pemerintahan (Pem) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya.

Herlina Harsono Nyoto Ketua Komisi A DPRD Surabaya menyampaikan, dalam dengar pendapat telah dihasilkan 2 item.

“Pertama, Komisi A meminta pada Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tidak melakukan pengosongan terhadap pedagang pada taggal 1/04/2019,” kata Herlina.

“Kedua, meminta kepada Pemkot Surabaya untuk menjalankan hubungan hukum dengan pedagang,” tambahnya.

“Artinya, pedagang yang ada disana mempunya ikatan hukum dan melakukan kewajibannya pada Pemkot Surabaya terhadap barang milik daerah,” urainya.

Ketika disinggung tentang sikap Pemkot Surabaya yang mengabaikan rekomendasi dari DPRD Surabaya. “Kami masih memiliki beberapa langkah lebih lanjut,” yakinnya.

Herlina menyampaikan, selepas berita acara, Komisi A memberikan rekomendasi ke Ketua DPRD Surabaya.

“Komisi A akan mengundang Pemkot guna memaparkan secara detail perencanaan terhadap gedung Hi Tech Malu nantinya seperti apa,” ungkapnya.

“Langkah berikutnya adalah, apabila Pemkot Surabaya keberatan dan tetao kukuh untuk mengosongkan gedung Hi Tech Mall, bisa saja Komisi A melakukan haknya dengan hak bertanya kepada Wali Kota Surabaya sampai dengan hak angket,” pungkasnya.