Langkah Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Jawa Timur Tingkatkan Wisata Halal

Sinarto, Kepala Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur

Sinarto, Kepala Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur

Jawa Timur, portal nasional — Kementerian Pariwisata (Kemenpar) berupaya mendorong pertumbuhan wisata halal di tiap daerah di Indonesia. Saat ini masih ada 3 daerah yang berani menyatakan diri sebagai destinasi wisata halal atau ramah Muslim. Ke 3 daerah tersebut yakni Nusa Tenggara Barat, Aceh dan Sumatera Barat.

Langkah untuk menunjukan diri memiliki wisata halal tersebut juga tengah dikejar oleh Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur. Sinarto, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jatim, mengatakan pihaknya terus melakukan upaya dan sosialisasi wisata halal dalam setiap pertemuan dengan pemerintah daerah kabupaten/kota.

‚ÄúSampai saat ini sosialisasi wisata halal masih dalam pemahaman dan pengenalan kepada instasi yang mengurusi pariwisata di daerah kabupaten/kota,‚ÄĚ kata Sinarto.

Sinarto mengungkapkan bahwa jawa timur memiliki beberapa destinasi yang berbasis religi, seperti makan para wali yang bisa dikategorikan sebagai wisata ramah Muslim.

“Setidaknya ada beberapa destinasi lainnya seperti Sunan Bonang, Asmoro Qondi, Sunan Giri, Selecta, Masjid Agung Sunan Ampel, Maulana Malik Ibrahim, Air Mata Ibu Sarangan dan lain sebagainya,” jelas Sinarto.

‚ÄúNuansa lingkungan sekitar destinasi tersebut dipenuhi masyarakat Muslim, usaha kerajinan yang ditawarkan juga untuk keperluan masyarakat Muslim, tentu ada dukungan fasilitas Muslim,‚ÄĚ lanjut Sinarto.

Berdasarkan data Dinas Kebudayaan Dan Pariwsata Jawa Timur, kunjungan wisatawan di Jawa Timur meningkat 6,99 persen menjadi sekitar 70 juta dari tahun sebelumnya 65 juta pada 2017. Adapun wisatawan tersebut didominasi mengunjungi wisata religi.

‚ÄúKami melakukan pembinaan secara umum tetapi belum secara spesifik untuk wst halal, lalu kami melakukan pembinaan SDM, peningkatan wawasan terkait hyginitas dan sanitasi, pengolahan produk makan minuman halal di resto dan, pembinaan untuk pedagang kaki lima sekitar,‚ÄĚ tandas Sinarto./*