Membawa Misi Budaya Ke Kamboja

Puti Dan Guntur

Puti Guntur Soekarno (paling kiri) Dan Guruh Soekarno Putra (kanan) 

Surabaya – Sampai sekarang ini hubungan diplomatik budaya antara Indonesia dan Kamboja masih terus terjalin. Salah satunya adalah Joint Cultural Performence yang diperingati pada bulan ini.

Mengenai sejarah persahahatan antar kedua negara ini, rupanya tidak lepas dari rintisan 2 tokoh yang berpengaruh.

Keduanya adalah, Soekarno (Bung Karno) Presiden Republik Indonesia pertama dan Raja Kamboja Norodom Sihanouk.

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kamboja beserta Pemerintah Kerajaan Kamboja dalam memperingati hubungan bilaterar ini diwujudkan dalam sebuah gelaran kebudayaan di Chatomuk Theater, di Pnom Penh.

Suasana semakin menarik ketika Raja Kamboja Norodom Sihamoni menghadiri secara langsung festival budaya dua negara.

Dengan hadirnya beliau menjadikan suatu kehormatan yang luar biasa bagi keluarga besar Bung Karno yang datang langsung dari Tanah Air sebagai delegasi misi kebudayaan.

“Peserta dari joint culture ini adalah Royal Ballet of Cambodia, Indonesia Cultural Centre,” kata Puti Guntur Soekarno.

Masih kata Puti, Kinarya Gencar Semarak Perkasa juga menampilkan 5 tarian yang lantas dirinci dan mempunyai arti.

Gending Sriwijaya adalah tarian tradisional dari Palembang sebagai wujud penyambutan untuk tamu kehormatan dalam hal ini Raja Norodom Sihamoni.

Tarian yang dibawakan 9 orang penari ini menggambarkan kejayaan dari Kerajaan Sriwijaya. Dimana para penari yang mengenakan busana tradisional Aesan Gede. Penari terdepan membawakan tempat sirih yang akan dipersembahkan kepada raja.

Tarian kedua adalah Taruna Jaya, ini digubah dari tarian Turonggo Yakso atau Jaran Kepang yang berasal dari Jawa Timur. Sedangkan Guruh Sukarno Putra yang menata serta. juga menggubah kembali tarian ini.

Puti menyampaikan, kebudayaan dan kesenian adalah salah satu cara dalam meningkatkan hubungan dan persahabatan antar negara.

“Dengan misi kebudayaan inilah maka nama Indonesia akan semakin dikenal,” tuturnya.

Dalam pegelaran kesenian di Negara Kamboja juga hadir Puan Maharani  Menteri Kordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.