Sanksi Institusi sebesar 50 juta

Febri Rachmanita (tengah)

Febri Rachmanita (tengah)

Surabaya – Setelah melakukan pembahasan terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kawasan Tanpa Rokok (KTR).

Febri Rachmanita Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya mengatakan, jadi pembahasan telah memasuki pasal per pasal.

“Tapi masih ada yang perlu dibahas lagi, tang ada di pasal 4 dan pasal 11, terkait pasal sanksi adminitrasi,” kata Febri.

“Dianggap Rp (rupiah) 250 ribu masih terlalu kecil, diusulkan bagaimana kalau Rp 25 juta setiap pelanggaran, kalau terlalu besar malah tidak terlaksana,” tambahnya.

Masih kata Febri, denda Rp 250 ribu itu terendah, namun masih ada pasal dan ayat berikutnya. “Rp 50 juta untuk institusi,” ungkapnya.

Febri memaparkan, tempat-tempat larangan merokok harus disediakan ruang untuk merokok yang berterhubung langsung dengan udara terbuka.