Bupati Kotim Ditetapkan Tersangka

kpkJakarta – Dalam keterangan pers yang disampaikan Laode M Syarif Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sopian Hadi Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) ditetapkan sebagai tersangka. Penetapan tersebut ada kaitannya dengan masalah izin usaha pertambangan (IUP) terhadap beberapa perusahaan yang ada di Kotim.

Sopian terlukis masalah pemberian IUP kepada PT Fajar Mentaya Abadi (FMA), Billy Indonesia (BI) PT Aries Iron Mining (AIM) yang berujung pada tindakan melanggar hukum.

Perlu diketahui, pemberian IUP kepada 3 perusahaan itu mengakibatkan kerugian negara senilai Rp (rupiah) 5,8 triliun dan USD 711 ribu dalam mata uang Dolar Amerika.

Dimana hitung tersebut dari hasil produksi pertambangan bauksit, kerusakan lingkungan hingga pada kerugian kehutanan akibat produksi, serta kegiatan pertambangan.