Legenda Perjalanan Prabu Tawang Alun

Gus Wi

Gus Wi

Kembali Gus Wi melakukan perjalanan untuk mengetahui tentang keberadaan dari Prabu Tawang Alun. Bahkan ada cerita lain yang menyebutkan Prabu Tawang Alun bertapa disini karena ingin mengikhlaskan tahktanya kepada adiknya.

Dalam cerita legenda sebelumnya, ayah dari Prabu Tawang Alun ini mempunyai 2 anak. Menyadari dirinya yang sudah semakin tua dan akhirnya tahta kerajaan diserahkan kepada Prabu Tawang Alun.

Rupanya sang adik tidak senang dengan hal itu. Prabu Tawang Alun mengetahui adiknya sangat tidak senang dan untuk menghindari perang antar saudara. Akhirnya Prabu Tawang Alun mengalah dan menyerahkan takhtanya kepada sang adik.

Sedangkan Prabu Tawang Alun sendiri Iebih memilih untuk menenangkan diri di Rawa Bayu Banyuwangi. Selama 38 tahun prabu Tawang Alun bertapa disini dan berkelana ke alas Purwo.

Namun hingga sampai saat ini belum ada yang tahu tentang kepastian mengenai kebenaran legenda ini.

Pak Saji selaku Juru Kunci Petilasan Prabu Tawang Alun menceritakan pernah ada suatu kejadian. Dimana ada orang minta nomer di dalam petilasan sang prabu yang membawa perewangan.

Bukan nomor yang didapat malah kepalanya bocor. Perewangan yang dibawa oleh orang yang minta nomor rupanya bertengkar dengan makhluk halus yang ada di dalam petilasan dan orang itu tersungkur dihalaman  petilasan Prabu Tawang Alun.

Tidak hanya itu, ada juga anak yang mengintip ke dalam petilasan tersebut. Anak itu merasakan ada 3 orang di dalam petilasan dan tidak lama kemudian anak itu diberikan nasi kuning.

Setelah menerima pemberian nasi kuning, anak tersebut meninggalkan petilasan Prabu Tawang Alun dan kembali ke rumah. Begitu sampai di rumah, anak itu langsung pisang hingga membuat kedua orang tuanya panik.

Tidak lama kemudian orang tua anak tersebut mendatangi penjaga pertilasan Prabu Tawang Alun agar anaknya disembuhkan dan si anak itu kembali seperti biasanya.