Pilkada Surabaya Laga WS Dengan FU

wsSurabaya – Berdasar hasil survei yang dirilis oleh Proximity Indonesia untuk Pemilihan Kepala (Pilkada) Surabaya tahun 2020 mendatang.

Nama-nama besar masih mendominasi dan berada pada urutan teratas. Seperti Whisnu Sakti Buana (WS), Puti Guntur Soekarno (Puti) juga Fandi Utomo (FU).

Dalam survei tersebut WS meraih 24.7 persen, Puti Guntur 10.6 persen, dan FU 6.4 persen.

Di berbagai kesempatan Puti menyapaikan, bahwa dirinya tidak akan maju di dalam Pilkada Surabaya 2020.

Suko Widodo pakar komunikasi politik dari Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya menilai kemungkinan Pilkada Surabaya 2020 menjadi arena kontestasi head to head antara WS melawan FU sangat mungkin terjadi.

“Whisnu dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP)-nya yang sudah jelas jawara di Kota Surabaya,” kata Suko.

“Lalu dengan Fandi Utomo yang ketokohannya sudah teruji dan belum memiliki lawan lain,” tambahnya.

“Terlebih lagi, dalam berbagai kesempatan Fandi Utomo telah mendeklarasikan diri akan maju di Pilkada Surabaya 2020,” terangnya.

“Kedua orang ini sangat mungkin berhadapan di kontestasi Pilkada Surabaya untuk mencari pengganti Tri Rismaharini (Risma) Wali Kota Surabaya, ” tuturnya.

Masih kata Suko, kemungkinan potensinya akan menjadi lebih besar. Apabila FU melenggang tanpa hambatan ke Senayan serta menjadi anggota legislatif pusat.

“Ini berarti, FU memiliki basis massa beku yang loyal, dengan posisi dia pindah partai pun, tetap terpilih,” jelas Suko.

Dari survei yang digelar Proximity Indonesia ini menggunakan 8 ratus responden dengan margin error 3.46 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Dimana survei ini dilakukan pada 31 Kecamatan dan 80 Kelurahan di Kota Surabaya dari tanggal 11 hingga 20 Januari 2019.

Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode tatap muka dalam wawancara serta menggunakan metode sampling multistage random sampling.