Dasyatnya Topo Kungkum di kali Tempur Alas Ketonggo

Kungkum (merendamkam diri) di sungai alas ketonggo

Kungkum (merendamkam diri) di sungai alas ketonggo

Portal Nasional – Salah satu wujud laku tirakat orang jawa adalah dengan penyucian diri dengan mandi kungkum di tengah malam.

Selain laku perihatin, ini mengandung obat alami disisi lain dapat meningkatkan rasa yang menyatu dengan alam dan lebih peka terhadap alam yang selalu membawa berita.

Para abdi keraton dan orang yang cinta akan spiritual hampir tidak pernah senggang melakukan ritual di kali tempur ini, bahkan para pejabatpun tidak sedikit yang mandi kungkum di Kali Tempur ini

Kali Tempur mempunyai makna perang, yang mempunyai arti Perangi ketamakan duniawi, perangi sifat angkara murka sehingga terciptalah bentuk kesadaran yang hakiki yang penuh dengan welas dan asih.

Sementara itu dalam penulusurunnya GusWi merasakan ada daya yang muncul dari dalam diri bukan dari luar diri dan disitulah GusWi menemukan cahaya yang diluar nalar dan tidak bisa diakal. “Sungguh sejuk rasa ini jika dekat dengan Engkau Ya Robb.” Ucapnya lirih penuh makna.

Jika banyak orang mau belajar tentang alam maka alam adalah salah satu guru dan petunjuk yang nyata di dunia ini.

Tidak jauh dari kali tempur, ada sebuah sumber disamping Vihara dan mushola yang disebut dengan Sumber Drajat. Konon siapa yang mandi disumber drajat dan berdoa kepada Tuhan Yang Maha
Kuasa maka suatu saat akan mempunyai drajat yang tinggi dan disegani.

Akan tetapi semua itu tidak lepas dari perbuatan yang kita tanam sendiri.

Seperti pepatah mengatakan barang siapa menebar maka dia akan menuai atau bagi orang jawa ngunduh wohimg pakarti.

Yang perlu diingat disini adalah jika kita masuk ke wilayah Alas Ketonggo alamgkah baiknya jangan lupa ucapkan salam dan berperilaku baik.