Versi SSC, Puti Tempel Ketat Whisnu

Puti Guruh Soekarno Putri

Puti Guruh Soekarno Putri

Surabaya РPuti Guntur Soekarno Putri menempati urutan kedua, berdasar hasil Survei Surabaya Survey Center (SSC).

Hal itu membuka peluang politisi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) tahun 2019 mendatang.

Mochtar W Oetomo Direktur SSC mengatakan, pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Surabaya tahun 2020.

Tidak lepas dari coattail effect (efek ekor jas) dari Pemilihan Presiden (Pilpres) maupun Pileg di tahun 2019.

“Itu artinya, hasil survei SSC ini menunjukkan,” kata Mochtar. “Whisnu Sakti Buana (WS) yang juga Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Surabaya mulai lebih sering turun serta menyapa warga untuk mengampanyekan Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma’ruf Amin,” tambahnya.

Masih kata Mochtar, mengenai Puti yang berada diurutan kedua adalah adanya korelasi linier karena survei dilakukan bersamaan momentum Pileg.

“Jadi hampir bisa dipastikan tingginya popularitas dan elektabilitas Mbak Puti disamping karena ingatan publik terhadap pilgub yang masih hangat, juga karena gerakan massif Mbak Puti dan tim dalam kampanye pilegnya,” papar Mochtar.

Mochtar mengatakan, kemungkinan besar Puti dalam pencalegannya juga akan mendapatkan elektabilitas yang signifikan.

Nama Puri sudah sangat dikenal saat Pilkada Jawa Timur (Jatim) tahun 2018 lalu.

Dapat dipastikan WS akan lebih mudah meraih popularitas bahkan juga elektabilitasnya pada Pilkada Surabaya tahun 2020 mendatang.

Serta Puti yang menjadi Caleg Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) lebih mudah mendapatkan simpati dari masyarakat yang ada di Daerah Pemilihan (Dapi) I.

“Di tengah masyarakat, Puti sering muncul di media, disampingi itu, WS masih menjadi Wakil Wali Kota (Wawali), juga sama, jadi sangat korelatif sekali gitu,” terangnya.