Bobroknya Dinas Terkait

Vinsensius

Vinsensius

Surabaya – Frontage A Yani yang dibuat untuk kelancaran serta menekan kemacetan pada titik tertentu. Ternyata meninbulkan permasalahan baru.

Permasalahan yang belum terselesaikan adalah mengenai box culvert yang berada di tengah bahkan melintang.

Berdasar pantauan, penutup box culvert beberapa bagian sudah ambles. Seperti di dekat taman pelangi dan depan Royal Plaza.

Tidak sedikit khususnya pengendara sepeda motor menghindari amblesnya tutup bos culvert itu.

Vinsensius anggota Komisi C bidang Pembangunan (Pemb) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya angkat bicara.

“Tidak hanya frontage di Jalan A Yani, tapi di beberapa lokasi, kita juga melihat, kualitas pengerjaan konstruksi ini cukup menyedihkan,” kata Vinsensius.

“Artinya, disini, saya meliat bahwa konsultan pengawas sendiri, kurang memaksimalkan perannya, termasuk rayon-rayon di dinas terkait,” tambahnya.

Masih kata Vinsensius, makanya dalam pengerjaan dilakukan secara asal-asalan. “Sehingga yang kita harapkan kualitas yang lebih baik dengan berjalannya waktu, ternyata dengan waktu yang cukup singkat sudah terjadi kerusakan dimana-mana,” terangnya.

“Itu artinya, selama ini anggaran yang dikeluarkan menjadi sia-sia, dengan demikian akan melakukan pekerjaan yang kedua kalinya, untuk perbaikan, walau ada garansi,” tuturnya.

“Namun sekali lagi, bila hal itu tidak oleh dinas terkait, maka garansi itu akan lewat, sehingga menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) lagi, itu menunjukkan bobrok dinas terkait” pungkasnya.