Anugerah Wisata Jawa Timur

Heru (Sekdaprov jatim) memberikan penghargaan

Heru (Sekdaprov jatim) memberikan penghargaan

Jawa Timur, Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan malam gelar Anugerah Wisata Jawa Timur 2018 – Mercure Grand Mirama Hotel Surabaya, Selasa (23/10).

“Anugerah Wisata Jawa Timur yang diselengarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata melalui Bidang Destinasi memberikan kepada sembilan pengelola daya tarik wisata jawa timur yang lolos dalam tiga kategori yang diisyaratkan oleh penyelenggara  yaitu kategori daya tarik wisata alam, kategori daya tarik wisata budaya dan kategori daya tarik wisata buatan.

Serta dalam kesempatan ini Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jatim, Sinarto S.Kar, MM. memberikan kepada lima pemerintah daerah yang mempunyai komitmen dan kepedulain tinggi dalam mengembangkan sektor pariwisata,‚ÄĚ yaitu Kab. Pasuruan, Kab. Jombang, Kab. Ponorogo, Kab. Situbondo dan Kab. Bojonegoro.

Kesembilan daya tarik wisata yang mendapatkan Anugerah Wisata 2018 adalah :
Untuk Kategori Alam :
Terbaik I Air Terjun Tumpak Sewu Kabupaten Lumajang;
Terbaik II Wisata Gunung Kelud Kabupaten Kediri; dan
Terbaik III Watu Rumpuk Kabupaten Madiun.

Kategori Wisata Budaya :
Terbaik I Makam Maulana Ibrahim Asmoro Qondi Kabupaten Tuban;
Terbaik II Desa Wisata Keris Aeng Tong Tong Kabupaten Sumenep; dan
Terbaik III Desa Wisata Bumiaji Kota Batu.

Kategori Wisata Buatan :
Terbaik I Kampung Coklat Kabupaten Blitar;
Terbaik II Atlantik Land Kota Surabaya: dan
Terbaik III Wisata Edukasi Kopi dan Kakao di Puslitkoka Kabupaten Jember.

Para pengelola daya tarik wisata tersebut telah ikut andil besar untuk meningkatkan kunjungan wisatawan nusantara maupun manca negara. ‚ÄúPada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan peningkatan PDRB,‚ÄĚ ujarnya.

Jumlah kunjungan Wisatawan Nusantara (Wisnus) ke Jatim selama tahun 2017 sebanyak 65.623.535. Mengalami kenaikan sebesar 13,01% dari tahun 2016 yang berjumlah 58.068.493. Sedangkan kunjungan wisnus sampai triwulan 2 tahun 2018 mencapai  15.681.166.

Data tahun 2017, lama tinggal wisnus rata-rata 1,70 hari. Sedangkan pengeluaran mereka per hari rata-rata Rp 239.089. Jika ditotal pengeluaran wisnus tahun 2017 sebesar Rp 26,672 triliun.

Untuk kunjungan Wisatawan Manca Negara (Wisman) ke Jatim selama tahun 2017 mencapai  690.509, meningkat 11,62% dari tahun 2016 sejumlah 618.615. Sedangkan kunjungan wisman sampai triwulan 2 tahun 2018 mencapai  53,608.

Lama tinggal wisman 2017 rata-rata 6 hari. Sedangkan pengeluaran per hari rata-rata 138,35 dollar AS. Total pengeluaran wisman tahun 2017 sebesar 573,19 dollar AS.

Melihat data-data tersebut, Kepala Disbudpar Jatim Sinarto mengatakan, kontribusi pariwisata terhadap PDRB Jatim tahun 2017 sebesar Rp 117,428 triliun atau 5,82%. Itu berarti PDRB sektor pariwisata ada kenaikan sebesar 10,49% dari tahun 2016-2017. (Anpas Jatim)

Sementara itu Sekdaprov Jatim Heru Tjahyono kesempatan itu mengemukakan, destinasi pariwisata dewasa ini memiliki arti strategis dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi suatu negara.

‚ÄúSecara ekonomi, wisatawan mancanegara memiliki peran besar dalam menambah devisa negara dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi kerakyatan,‚ÄĚ kata Heru.