Menang Gugatan, Agus Pindah Jalur

Agus Santoso

Agus Santoso

Surabaya РSebelumnya Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Surabaya terpecah menjadi 2, antara kubu Wisnu Wardhana (WW)-Agus Santoso dan Edi Rachmat.

Dalam keputusan Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, akhirnya memutuskan kubu WW – Agus yang sah.

Hal yang mengejutkan, rupanya kemenangan DPC Partai Hanura Surabaya ditinggal Agus dan memilih mengundurkan diri.

Hal yang mendasar Agus mengambil sikap tersebut dikarenakan lambannya Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hanura dalam menindak lanjuti laporan.

Masih kata Agus, DPP sebagai pembina di pusat seharusnya mengambil sikap tegas memecat tidak hormat kader yang membuat citra partai tercoreng.

“Selama Partai Hanura tidak menjalankan dan menegakkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), selama itu pula tidak akan bisa menjadi partai besar,” ungkapnya.

“Saya sudah mantap mundur dari Hanura dan, itu sudah saya sampaikan ke DPP,” tuturnya.

“Sementara untuk kelanjutan kepengurusan DPC Hanura Surabaya saya serahkan ke DPP,” jelasnya.

Perlu diketahui, sudah lama Agus Santoso menjadi incaran dari beberapa partai politik (parpol).

Agus pada akhirnya menjatuhkan pilihannya pada Partai Nasional Demokrat (NasDem).

“Saya sudah jatuh hati dengan Partai Nasdem,” yakinnya.¬†“Setelah lebaran nanti saya akan intensif mendekati masyarakat secara resmi dengan atribut Partai Nasdem,” paparnya.

Kabahagiaan sangat dirasakan Sudarsono¬†Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Surabaya.¬†“Saya senang Pak Agus gabung Nasdem,” singkatnya.