Anggota Komisi C Pesimis

Vincensius

Vincensius

Surabaya – Molornya pembangunan underpass yang ada di bundaran satelit, direspon oleh legislator surabaya. “Saya kira pihak Dewan Pimpinan Daerah Real Estate Indonesia (DPD REI) kurang berkomitmen terhadap pembangunan underpass tersebut,” kata Vicencius anggota Komisi C bidang Pembangunan (Pemb) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya.

“Saya pesimis jadinya, coba liat DPD REI selalu berasalan mulai dari masalah lahan yang belum dihibahkan, masalah utilitas yang ada didalam tanah sampai sekarang masih juga berasalan lagi soal krisis global,” tambahnya.

Masih kata Vincensius, kalau memang telah berkomitmen, jalankan saja dana yang sudah ada. Nanti sambil berjalan sisanya atau kalau memang tidak mampu serahkan saja ke Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

Totok Lucida ketua DPD REI Jawa Timur (Jatim) mengatakan, tertundanya pembangunan proyek underpass lantaran adanya krisis ekonomi yang melanda dunia yang berimbas beberapa developer mengalami cash flow.

Perlu diketahui, pada tanggal 25/09/2015 lalu sudah dilakukan prosesi peletakan batu pertama proyek underpass dibundaran satelit jalan mayjend Sungkono oleh Walikota Surabaya, yang ditarget selesai dalam 1,5 tahun dengan nilai anggaran sekitar Rp (rupiah) 80 Miliar.