Memunculkan Preseden Buruk

Vincensius

Vincensius

Surabaya – Munculnya tukar guling (ruislag) untuk jalan Upa Jiwa yang menjadi permasalahan antara Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dengan Marvell City Mall.

Vincencius anggota Komisi C bidang Pembangunan (Pemb) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya mengatakan, apabila adanya tukar guling, jelas akan menjadi preseden buruk bagi Pemkot Surabaya.

“Enak dong, berarti kita juga bisa beli jalan-jalan yang ada di Surabaya,” tambahnya. “Nanti ada pengembang yang punya modal besar bisa beli jalan umum,” ungkapnya.

Masih kata Vincencius, Marvell City Mall bisa terkena pelanggaran Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang penyerobotan jalan.

Vincencius menyampaikan, seharusnya Pemkot Surabaya melakukan beberapa langkah diantaranya, Satuan Polisi Pemong Praja (Satpol PP) Surabaya sebagai aparatur penegak Perda mengamankan aset dengan tindakan melokalisir dulu lahan tersebut.

Kemudian, Bagian (Bag) Hukum Pemkot berkoordinasi dgn Badan Pertanahan Nasional (BPN) utuk pengukuran ulang dan pengembalian batas disana utk mengetahui secara jelas peta bidang.

Mengukur kembali Kooefisiensi Kantai Bangunan (KLB), garis sepadan jalan, garis sepadan pagar maupun yang lainnya. “Itu harus dilakukan dulu, jika memang Pemkot benar-benar meneggakan aturan,” terangnya.