Kompak Tolak Konspirasi

cagar budayaSurabaya – Terkait permasalahan dirobohkanya bangunan cagar budaya tipe B eks-radio bung Tomo yang ada dijalan Mawar nomor 10.

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya membantah tudingan adanya konspirasi antara Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dengan pihak Jayanata selaku pemilik bangunan.

M Fikser Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Kabaghumas) Pemkot Surabaya, membantah adanya tudingan adanya konspirasi antara Pemkot dengan pihak Jayanata.

Eri Cahyadi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Cipta Karya (PUCK) Surabaya mengatakan, Pemkot Surabaya mendesak pihak yang telah membongkar bangunan cagar budaya di Jalan Mawar nomor 10 tanggal 03/05/2016 lalu.

Untuk merekonstruksi ulang bangunan rumah eks radio perjuangan Bung Tomo tersebut. Selain itu, Pemkot Surabaya juga akan membawa kasus pembongkaran bangunan cagar budaya tipe B tersebut ke ranah hukum.

“Sikap Pemkot, kami mendesak mereka untuk merekonstruksi ulang bangunan dan kami juga mempidanakan mereka, dengan fakta-fakta di lapangan, mereka terbukti melanggar Peraturan Daerah (Perda) nomor 05 tahun 2005,” tegas Irvan Widyanto Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Surabaya.

“Terkait regulasi ini, kami akan mematangkan dulu, karena itu, kami agendakan untuk rapat koordinasi dengan pakar hukum,: pungkasnya.