SKPD Wajib Bawah RKA

Agustin Poliana

Agustin Poliana

Surabaya – Panitia Khusus Keterangan Laporan Pertanggungjawaban (Pansus LKPJ) Walikota Surabaya Tahun Anggaran (TA) 2015 akan memanggil semua Satuan Kerja Perangkat Daerah Pemerintah Kota (SKPD Pemkot) Surabaya untuk melakukan penilaian kinerja.

Dalam proses tersebut Pansus LKPJ meminta supaya semua SKPD membawa Rencana Kegiatan Anggaran (RKA), perubahan anggaran, laporan kegiatan serta laporan realisasi anggaran.

“Kerja Pansus memanggil SKPD akan dimulai tanggal 25/04/2016 mendatang,” kata Agustin Poliana Ketua Pansus LKPJ Walikota.

“Saat itu semua SKPD kami wajibkan untuk membawa RKA, laporan pelaksanaan kegiatan serta laporan realisasi anggaran selama 2015,” tegasnya.

Masih kata Agustin, Kewajiban SKPD untuk membawa berbagai macam berkas itu, untuk memudahkan Pansus menelusuri kerja Pemkot Surabaya sehingga bisa diketahui sejauh mana keberhasilan dan kekurangannya.

“Kita membutuhkan pembanding antara laporan kinerja Wali kota yang telah disampaiakan kemarin dengan detil kondisi di tiap SKPD,” paparnya.

“Dari situ baru bisa kita munculkan rekomendasi perbaikan agar Surabaya jauh lebih baik lagi,” terangnya.

Junaedi Sekretaris Pansus LKPJ Walikota mengatakan, Pansus LKPJ hanya akan merekomendasikan penilaian LKPJ untuk perbaikan kinerja pemerintah selanjutnya.

“Jadi memang diperlukan data pembanding yaitu RKA dan hasil kinerja dari tiap SKPD haruslah tepat,” jelasnya.

Junaedi menambahkan, Pansus akan melakukan studi banding ke salah satu kota di Bali yang telah menyelesaikan LKPJ pimpinan daerahnya.

“Ada sejumlah hal yanag akan kami jadikan diskusi, salah satunya terkait hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun yang bersangkutan, apakah bisa dipakai untuk bahan penialaian LKPJ atau tidak,” ujarnya.