Tidak Direspon Pemkot

day jalan pavingSurabaya – Perlakukan yang dilakukan oleh pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya membuat warga kampung Medokan Sawah Timur VI merasa dianak tirikan.

Ungkapan warga bukan tanpa alasan, sebab pada wilayah tersebut kondisi jalan kampung rusak diperparah lagi belum dipaving.

Arif Fathoni merupakan salah satu warga Medokan Sawah mengatakan, selama dirinya tinggal di wilayah tersebut belum juga ada perhatian dari Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

“Kondisi jalan kampong Medokan Sawah Timur VI sangat mengenaskan,” ungkapnya. “Kalau melintas sudah kayak bubur, ancur lebur,” tambahnya.

“Tetapi beberapa kali pengajuan ke Pemkot ternyata tidak kunjung ada realisasi, warga juga sudah jenuh menunggu uluran pemerintah,” tandasnya.

“Padahal mulai taman Rivera sampai dekat perumahan Royal jalannya mulus, begitu bersebelahan dengan Jalan Medokan Sawah Timur, tidak ada sentuhan pembangunan jalan,” keluh Arif.

“Masak kami tidak diakui warga Surabaya, padahal Kartu Tanda Penduduk (KTP) kami masuk wilayah Surabaya, karena memang pembangunan belum menyentuh wilayah kami,” paparnya.