Kita Setuju Dimiskinkan Dan Hukum Mati

matiSemarang – Legislator pusat setidaknya mendengar apa yang disuarakan rakyat Indonesia. Tidak seharusnya, mereka tidak mementingkan serta mengedepankan egosentris.

“Yang direvisi bukan Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK), yang harus direvisi ialah tentang hukuman yang diperberat dan dimiskinkan,” kata Waluyo.

“Untuk apa yang diributkan unsur pimpinannya, legislator pusat harusnya mendengarkan suara kita, ingat, suara kita yang menjadikan anda duduk di kursi dewan,” tambahnya.

“Sebaiknya, hukumannya diperberat, tidak seperti sekarang ini, mereka yang ersalah hanya dihukum antara 1 tahun hingga 2 tahun,” kata Bagio.

“Mana ada yang jera, bila hukumannya sangat ringan, bila dibandingkan dengan kasus narktika yang mayoritas dihukum mati,” ungkapnya.

“Kami minta hukumannya sama dengan pelaku narkotika, hukuman yang layak adalah hukuman mati dan dimiskinkan, belajarlah seperti di negara China, jangan UU KPK yang diributkan,” sindir Andy.

“Sebelum melakukan revisi, apa sudah melakukan kunjungan kerja (kunker) mengenai yang dimaksud itu, jangan butakan mata dan hati anda, wahai legislator,” paparnya.