PAUD Telah Capai 88,6 %

Saiful Rachman dampingi Ny Hj Saifullah Yusuf

Saiful Rachman dampingi Ny Hj Saifullah Yusuf

Jawa Timur, portal nasional – Ketua BKOW (Badan Kerjasama Organisasi Wanita) Provinsi Jawa Timur, Dra.Hj.Saifullah Yusuf, pada Worksdhop Pendidik PAUD Binaan BKOW di Hotel Satelit Surabaya, mengungkapkan, dirinya berharap PAUD dibawah binaan BKOW bisa mendapatkan sertifikasi dari pemerintah. Dari 41 organisasi wanita yang tergabung dalam BKOW (Badan Kerjasama Organisasi Wanita) Provinsi Jawa Timur, memiliki program yang terkait dengan PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini).

Menurut Dra.Hj.Saifullah Yusuf, PAUD merupakan salah satu program prioritas pendidikan nasional yang diarahkan untuk mewujudkan pendidikan yang berkeadilan, bermutu dan relevan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Karena PAUD merupakan pendidikan yang sangat fundamental, maka semua pihak harus memahami bahwa perkembangan jaringan otak manusia yang paling menentukan terjadi ketika anak masih berusia dini. Lingkungan memberi peran sangat besar dalam pembentukan sikap, kepribadian dan pengembangan kemampuan anak.

Salah satu alternatif yang bisa dilaksanakan adalah didirikannya lembaga PAUD untuk menyiapkan generasi yang berpotensi dan berkualitas. Sebab kegiatan ini dapat menjadi tambahan bekal dalam proses kegiatan belajar mengajar di masing-masing PAUD, sehingga cita-cita membina karaktergenerasi bangsa dimulai dari usia emas (golden age) bisa tercapai

Sedangkan Saiful Rachman, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, mengatakan bahwa perkembangan PAUD di Jawa Timur secara kuantitatif cukup menggembirakan, karena hampir seluruh desa di Jawa Timur telah berdiri lembaga PAUD.

“Angka Partisipasi Kasar (APK) kita telah mencapai 88,6 persen. Artinya telah melebihi rata-rata nasional, dan diurutan ke dua tertinggi setelah Provinsi DIY,” jelas Saiful Rachman.

“Kita berharap pada saatnya nanti semua lembaga PAUD menerapkan prinsip-prinsip layanan holistic integrative, sehingga dapat berkembang maksimal, baik aspek kesehatan maupun aspek kecerdasannya,” kata Saiful Rachman.

Meski demikian, jika diukur dari criteria kualitas, Jawa Timur masih harus bekerja keras dan berbenah terutama pada peningkatan sarana prasarana dan peningkatan kualitas pendidik harus terus diupayakan. “Ini memerlukan sumberdaya yang besar, serta waktu yang sangat lama,” ungkap Saiful Rachman./*