Diundang Tidak hadir

Siti Mariyam

Siti Mariyam

Surabaya – Tidak hadirnya Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya maupun Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Surabaya untuk dengar pendapat kemarin.

Hal itu telah mebuat kalangan legislator Komisi A bidang Pemerintaha (Pem) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya emosi.

Siti Mariyam angota Komisi A menuding bahwa komisioner KPU Surabaya dan Panwaslu Surabaya tidak pernah serius menjadi anggota lembaga negara penyelenggara pemilu.

Siti Mariyam mengaku jika saat ini para Srikandi mulai jenuh bahkan geram dengan situasi dan kondisi politik yang terjadi di Surabaya, utamanya akibat ulah KPU dan Panwaslu yang dianggapnya turut masuk dalam pusaran politik.

“Jangan salahkan jika nantinya warga Surabaya utamanya kaum perempuan akhirnya bergerak turun ke jalan karena merasa kecewa yang amat sangat denga KPU dan Panwaslu yang telah diberikan anggaran APBD dalam jumlah yang sangat besar,” tandasnya.

“Jumlahnya akan mencapai ribuan, hitung saja, kalau setiap partai Anak Cabang (PAC) menurunkan 200 orang, maka jumlahnya tinggal mengkalikan saja, itu belum termasuk sayap partai dan simpatisan yang jumlahnya juga tidak sedikit,” paparnya.