Kapolri Ditelanjangi Bawahannya

duwitSemarang – Hal nyata yang tidak perlu dibahas terkait kinerja yang dipimpin oleh Jenderal Polisi (Jen pol) Sutarman Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri).

Siapapun pemegang kebijakan di Polri tidak akan berpengaruh apapun terhadap kinerja Polri yang sudah diatas batas kesadaran.

Beberapa Waktu lalu sebanyak 10 Kepolisian Resor (Polres) Pemalang tertangkap oleh Profesi dan Pengamanan Kepolisian Daerah Jawa Tengah (Propam Polda Jateng) melakukan pungutan liar (pungli) terhadap para sopir kendaraan berat yang melewati Jembatan Comal.

Bahkan juga mengamankan uang tunai sebesar Rp (rupiah) 900 ribu dengan penarikan pungli untuk setiap kendaraan antara Rp 100 ribu hingga Rp 300 ribu. Seharusnya dalam masa perbaikan jembatan angkutan tersebut tidak diperbolehkan melintasi Jembatan Comal.

Berbagai reaasi dari masyarakat malah ditujukan kepada Sutarman selaku Kapolri. “Pasti ada yang salah dengan anda, wahai Pak Tarman,” kata Agung.

“Berapa anda gaji mereka, sampai mereka berbuat seperti itu,” tambahnya. “Coba anda tambahkan gaji mereka, saya yakin anda sendiri juga dimakan sama bawahan anda sendiri, Pak Tarman,” ungkapnya.

“Kalau anda hanya memberikan hukuman kurungan 1 bulan, tidak akan membuat efek jera bagi mereka, setelah menguras harta rakyat kecil, tolong dipertimbangkan itu,” paparnya.

“Hal ini menunjukkan bahwa polisi sudah menggali kuburannya sendiri, Pak Tarman, menurut saya, anda sudah berbaik membuat Polri semakin baik, tapi anda sudah dibuat seperti menjilat ludah sendiri oleh bawahan anda yang tidak tahu etika itu,” kata Ridwan.