Indonesia Akan Dipimpin Figur Raja Daud Tahun 2014, Antara Prabowo Dan Jokowi ( Bagian-4 )

Surabaya, portal-nasional.co

prabowo dan jokowiPresiden dan wakil presiden terpilih nanti Tahun 2014 tentunya menjadi Imam untuk 250 juta rakyat indonesia dan wilayahnya yang begitu rupa serta lautnya yang amat luas dan kekayaan alamnya yang diduga masih mampu membuat rakyat sebanyak ini kaya raya bila potensi kekayaan alam tersebut benar – benar dikelola dengan baik, dengan kondisi geografis indonesia yang strategis tersebut tebentang digaris khatulistiwa yang mempunyai hutan tropis yang menjadi paru – paru dunia tentu Indonesia ini akan diperhitungkan didunia Internasional jika Pemimpin kita dapat membawa bangsa ini dalam dunia internasional yang semakin global tersebut.

Pada pilpres kali ini semestinya kedua pasang calon presiden kita menunjukkan keteladanan dan rasa simpatik kepada masyarakat tanpa harus membeda-bedakan ras,golongan maupun kelas – kelas dimasyarakat tersebut dan jangan senantiasa berjanji jika kira – kira sulit untuk mengwujudkannya sebab akan ada tata negara yang harus dilalui sebab setiap presiden tentu menjalankan apa yang ada tertulis dalam peraturan – perundang -undangan jika belum ada aturannya tentu tidak akan mungkin dilakukan, dan apabila membuat dulu undang – undangnya tantangannya nanti akan ada di Legislatif untuk itu janganlah menjanjikan jika sekiranya sulit dilakukan dan semua yang dijanjikan tersebut masyarakyat akan mencatat itu dan pemimpin yang idial sebenarnya yang tidak perlu banyak bicara tapi banyak bekerja sebab jadi pemimpin yang amanah bicara itu sama dengan doa, jika bicara sama dengan doa tentu Allah akan medengarnya.

Tatanan Pemerintahan kita ini sudah dimulai sejak kemerdekaan 17 Agustus 1945 dan selama orde lama, orde baru dan sejak repormasi tentu tatanan pemerintahan kita ini sudah ada tentu seorang presiden harus tunduk pada tatanan tersebut jika melakukan terobosan, dalam percepatan pembangunan, baik pembangunan ekonomi, pendidikan, kesehatan dan lingkungan itu syah – syah saja sesuai dengan aturan yang sudah ada jika Undang – Undangnya kurang strategis dan sarat kepentingan tentu seorang presiden dapat mengajukan rancangan peraturan yang baru ke DPR hal ini membutuhkan waktu yang panjang sampai aturan tersebut menjadi hukum positip, sementara masa kerja presiden hanya 5 Tahun jika tidak terpilih lagi program tersebut belum tentu dilanjutkan presiden berikutnya oleh sebab itu janganlah berjanji yang kira – kira tidak dapat dilaksanakan.

Kedua pasangan tersebut sebenarnya sudah sama Рsama ingin membawa bangsa ini menjadi bangsa yang maju sejajar dengan bangsa Рbangsa yang sudah duluan maju, tentu harus dimulai dengan pendidikan masyarakat itu sendiri baik formal maupun informal dengan cara akan memperbaiki kurikulum/silabus dalam pendidikan tersebut baik di jenjang SD, SMP maupun SMA/kejuruan dengan pendidikan dari tingkat bawah sampai perguruan tinggi yang diemban Kementerian Diknas tentu akan membebaskan anak dari belenggu kemiskinan, keterbelakangan dan kebodohan itulah pentingnya pendidikan tersebut dan  jangan kita lupa pendidikan Agama yang diemban Kementerian Agama akan meluhurkan dan mengiklaskan semua anak didik bekerja secara amanah karena kita akan bebas dari belenggu setan sebab pendidikan agama akan membebaskan kita dari belenggu setan itulah sebabnya semua Nabi mengharuskan untuk mencari dua ilmu yaitu Ilmu dunia dan ilmu agama.

Dari kedua pasangan presiden tersebut masyarakat rindu mendengar janji jika terpilih nanti akan menggerakkan lembaga – lembaga penelitian untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi diseluruh lapisan lembaga baik swasta maupun lembaga pemerintah agar dapat meneliti apa yang dibutuhkan masyartakyat dengan demikian indonesia ini tidak selalu tergantung dengan dunia luar khusunya dibidang teknologi sehingga kita bukan jadi target pasar dari negara lain sebab barang – barang yang berteknologi tinggi biasanya kita masih impor hampir 90 % persen, agar dapat memproduksi made in indonesia tentu tidak segampang mengomongkannya seorang presiden harus punya visi kearah penguasaan teknologi modoren hal itu dimulai dari penelitian dan pengembangan sebenarnya penelitian dan pengembangan tersebut sudah ada dikampus – kampus universitas kita tapi pemerintah belum mempush biaya yang dibutuhkan peneliti kita untuk memproduksi barang berteknologi Tinggi yang dibutuhkan masyarakat dunia hal ini tentu menjadi perhatian seorang presiden untuk meletakkan fundasi dalam penelitian dan pengembangan iptek tersebut dan membuat regulasinya agar tidak terjadi tumpang tindih antara litbang A dan Litbang B, justru disinilah kita dapat menghemat Devisa jika sudah mampu memproduksi barang teknologi yang sekarang ini masih di impor dan jika barang yang kita produksi sudah masuk ke pasar dunia akan ada nilai tambah karena mendapat Devisa dengan demikian akan dapat menjaga nilai tukar rupiah kita menjadi kuat, bukankan menjaga nilai tukar rupiah bukan tugas negara? oleh sebab itu semua timses janganlah berdebat yang tidak perlu tapi berlombalah membuat gagasan yang real dapat dilakukan seorang presiden untuk memajukan rakyat dan bangsa ini kedepan ( Bersambung )