Indonesia Akan Dipimpin Figur Raja Daud, Antara Prabowo Dan Jokowi

prabowo dan jokowi

prabowo dan jokowi

Surabaya, portal-nasional.co

Dalam tulisan ( Bagian – 1) ini saya Herry PT wartawan media ini akan menurunkan beberapa tulisan tentang siapa presiden Tahun 2014 dan sudah saya garis bawahi beberapa tulisan saya sebelumnya, figur Raja Daud akan pimpin Indonesia Tahun 2014 dan tidak hanya siapanya barangkali apa yang seharusnya dibutuhkan masyarakat indonesia saat ini itulah yang seharusnya yang di programkan calon presiden dan Partai Politik pengusungnya, jika apa yang dibutuhkan masyarakat sudah sama dengan yang diprogramkan oleh calon tersebut Insyaallah akan terpilih jadi presiden.

Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Sudah ditetapkan KPU yaitu Prabowo Subianto dengan Wakilnya M Hatta dan Pasangan Joko Widodo  dengan Wakilnya M Jusuf Kalla dan sebelum masa kampanye ke -2 pasang calon tersebut sudah mengikkrarkan kampanye damai dan berintegritas tentunya masyarakat Indonesia mengharapkan keteduhan dan kedamaian selama masa kampanye tersebut sebab kedua pasangan calon itu sudah sama Рsama berikkrar akan menjadi pemimpin Indonesia ini untuk 5 Tahun ke depan untuk memajukan bangsa dan negara hal tersebut sudah tertuang dalam visi dan misi yang telah diberikan kepada KPU saat pendaftaran bakal calon presiden dan wakilnya itu di KPU.

Mencermati perkembangan terkini dari ruang media yang ada kedua pasangan tersebut sama – sama menunjukkan adanya simpatisan yang setiap harinya bertambah baik relawan maupun simpatisan hal ini menunjukkan animo masyarakat terhadap demokrasi kita semakin tumbuh baik dan dalam hal inilah diperlukan kearifan dan kebijaksanaan dari seorang pemimpin untuk menorehkan namanya dalam tinta emas perjalanan bangsa karena bagaimanapun sejarah harus mencatatnya oleh karena itu baik relawan simpatisan maupun tim sukses harus menjaga kampanye ini agar berkwalitas tidak perlu ngotot mensosialisasikan program yang diusungnya sehingga terhindar kampanye negatif bahkan kampanye hitam yang berpotensi menimbulkan disintegrasi bangsa.

Tugas Bangsa dan negara untuk memberikan pendidikan politik kepada masyarakatnya agar dalam setiap pemilihan umum tercapai pemilihan yang berkwalitas dan melahirkan pemimpin yang berkwalitas pula untuk itu perangkat perundang – undangan harus dicipta untuk memenuhi kepuasan masyarakat dan rasa keadilan dapat diperoleh oleh hasyarkat dan kehadiran negara dapat dirasakan oleh masyarakat dalam setiap denyut nadi kehidupan masyarakatnya,

Undang – undang kita sudah tertulis mulai Tahun 2019 pemilihan legislatif akan bersamaan dengan pemilihan presiden karena setiap partai politik akan dapat mengajukan caleg dan presiden dan wakil presidennya, oleh karena itu perangkat peraturan pemilu itu harusnya akan disempurnakan agar partai yang sedang memerintah ( incumbent) agar ikut dalam perebutan kursi DPR dan Presidennya sehingga partai lain dapat membandingkan partai yang sedang berkuasa dan yang ingin menggantikan parti yang sedang berkuasa tersebut sehingga masyarakat akan memilih partai yang program dan presiden yang lebih baik dari yang sedang berkuasa sehingga ada alat ukurnya, dalam arti jika masyarakat telah menjatuhkan pilihan kepada salah satu partai atau ptresiden partai itulah yang mengajukan program dan orang – orang yang terbaik untuk memimpin bangsa dan negara.

Untuk Tahun 2014 ini partai yang sedang berkuasa tidak menjagokan presidennya sehingga partai Demokrat membebaskan kader – kadernya memilih calon sesuai hati nuraninya justru dalam hal inilah setiap timses, relawan, calon presiden tidak perlu ngotot menjelaskan program dan calonnya ini kepada masyarakat kerena tidak ada pembandinggnya sebab dua – duanya calon presiden tersebut belum pernah memerintah sehingga saya memilih Judul Antara Prabowo dan Jokowi siapa presiden 2014? ( bersambung)