SKPD Kompak Katakan Es Krim Gratis Tidak Ada Ijin

Es Krim

Es Krim

Surabaya – Kasus rusaknya taman hias milik Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya yang diinjak-injak oleh ratusan pengunjung es krim gratis kembali memanas.

Dalan dengar pendapat di Komisi C bidang Pembangunan (Pemb) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya terkuak bahwa program tersebut memang tidak ada ijin.

Semua itu terbukti dari pengakuan beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang mengatakan tidak ada laporan yanng masuk ke Dinas masing-masing.

“Insiden hari minggu merupakan kejadian Luar Biasa (LB), selama ini tidak ada kejadian seperti itu sebelumnya,” kata Musdik perwakilan Badan Lingkungan Hidup (BLH) Surabaya.

“Ada proposal yang masuk namun tidak ada alamatnya, sampai ada laporan dari Kepolisian Sektor (Polsek) Wonokromo yang kami terima,” elaknya.

Hingga berita in diturunkan dengar pendapat terkait rusaknya taman hias oleh pengunjung es krim PT Unilever masih berlangsung.