PDIP Yakin Lolos PAW, Ketua Dewan Tidak Yakin

saktiSurabaya РWalaupun telah ditolak oleh Soekarwo Gubernur Jawa Timur (Gub Jatim), Whisnu Sakti Buana (WS)  merupakan Wakil Walikota (Wawali) Surabaya yang juga Ketua Dewan Pimpinan Cabang partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPC PDIP) Surabaya terkait Pergantian Antar Waktu (PAW) berkeyakinan masih bisa diterima.

Pasalnya, surat usulan sudah diajukan jauh-jauh hari sebelum tenggang waktu berakhir pada tanggal 24/02/2014. Itu artinya, Siti Mariam yang diusung sebagai pengganti WS masih berpeluang menjadi anggota legislatif Surabaya.

Berdasar Undang-Undang (UU) nomer 27 tahun 2010 tentang PAW dijelaskan bahwa pengajuan surat usulan PAW harus dilakukan 6 bulan sebelum masa aktif kerja dewan selesai. Sedangkan, PAW WS yang diajukan pada 10/20/2014 lalu belum melewati batas waktu.

WS menyampaikan, saat ini masih minta surat tembusan resmi dari Gubernur tentang penolakan PAW PDIP. Kalau memang dibutuhkan untuk berkonsultasi dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) maka DPC PDIP akan melakukan upaya konsultasi.

“Saya pikir tidaklah, kalau dilihat dari prosedur tanggalnya, jedahnya tidak lama, kita masukkan tanggal 10/02/2014, tanggal 16/02/2014 dari dewan diserahkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya, artinya jedahnya tidak sampai 7 hari,” tambahnya.

Disinggung kosongnya jabatan Wakil Ketua (Waket) DPRD Surabaya yang memang menjadi hak dari PDIP. WS mengaku tinggal menunggu Surat Keputusan (SK) dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP. Dimana DPC PDIP Surabaya telah mengajukan Armuji saat ini Ketua Komisi A bidang Hukum dan Pemerintahan (Hu Pem) legislatif Surabaya menggantikan posisi WS yang ditinggal.

Moch Machmud Ketua DPRD Surabaya menatakan, menjelaskan PAW WS sudah tidak bisa diproses. Hal itu dikarenakan telah melewati batas terakhir pengajuan PAW. Meski begitu, pemberhentian WS dari keanggotaan DPRD Surabaya sudah sah. Ditolaknya PAW tidak berpengaruh terhadap pengunduruan WS.

“Jadi batas terakhir itu terhitung SK turun, bukan dari pengajuan,” singkat Machmud.