Pastikan Tempat Relokasi

Edi Rachmat

Edi Rachmat

Surabaya – Komisi B bidang Perekonomian (Eko) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya meminta agar Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan temat relokasi sebelum melakukan penertiban.

Edi Rachmat Sekretaris Komisi B DPRD Surabaya menyampaikan, Pemkot harus memastikan rumah susun (rusun) relokasi untuk mereka yang memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) Surabaya.

“Sedangkan yang bukan warga Surabaya harus dipulangkan ke tempat asal,” kata Edi.

Ridwan Mubarun Camat Tambaksari mengatakan, dan warga stren kali tambang boyo mengatakan, pihaknya sudah menyediakan rusun untuk tempat tinggal warga dampak
revitalisasi kali tambang boyo nantinya.

“Yaitu Rusun Romo kalisari,” kata Ridwan. “Sememi juga Gunungsari karena masih kosong,” tambahnya. “Sedangkan rusun yang lain sudah penuh penghuninya,” terangnya.

Masih kata Ridwan, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan (Dindik) untuk memindahkan sekolah anak-anak warga terdampak supaya sekolah mereka tidak terlalu jauh nantinya.

“Sedangkan bagi siswa yang tidak pindah karena akan menghadapi Ujian Nasional (UN) akan disediakan bis sekolah,” paparnya.

Wiji Utami sebagai pendamping warga Tambang Boyo mengungkapkan, warga tidak mau pindah disebabkan rusun yang disediakan terlalu jauh.

“Dan susah untuk mencari penghasilan warga yang kebanyakan berprofesi sebagi kuli batu dan pekerja serabutan,” ungkapnya.

Wiji juga mengatakan “Surat relokasi yang diterima warga itu,
ditujukan kepada warga yang bermukim di pacar kembang, bukan pacar keling,” jelasnya.