Tidak Bisa Dibenarkan

Syaifuddin Zuhri

Syaifuddin Zuhri

Surabaya – Terkait pemasangan antena receiver di konstruksi papan reklame, juga direspon oleh Syaifuddin Zuhri Ketua Komisi C bidang Pembangunan (Pemb) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya.

Syaifuddin menyampaikan, rekomendasi yang dikeluarkan Dinas Pekerjaan Umum dan Cipat Karya (PUCK) terkait pemasangan antena tersebut dari para pengusaha operator komunikasin pada konstruksi papan reklame tidak bisa dibenarkan.

“Seharusnya DPUCK tidak bisa begitu saja mengeluarkan rekomendasi pemasangan antena di sebuah papan reklame, karena se-ringan apapun beratnya, itu tetap menjadi beban tambahan, apalagi jika jumlahnya lebih dari satu,” terangnya.

Masih kata Syaifuddin, pendirian konstruksi papan reklame terlebih dahulu harus di dahului dengan Izin Mendirikan Bangunan (IMB). “Yang didalamnya ada persyaratan perhitungan kekuatan konstruksinya, jadi jika ada beban tambahan, harusnya dilakukan perhitungan ulang, dengan kategori lain, mengurus IMB yang baru,” paparnya.

Syaifudin menambahkan, perhitungan kekuatan konstruksi papan reklame itu dihitung dan diajukan di awal sebelum konstruksinya berdiri, dan kekuatan konstruksi itu akan berkurang seiring dengan umur konstruksi.

“Jadi perhitungan awal tidak bisa dijadikan sebagai acuan DPUCK untuk merekomendasi pemasangan antena di konstruksi papan reklame, apalagi yang umurnya lebih dari 1 tahun,” tandasnya.

“Ada 3 hal yang harus diperhatikan, yakni kekuatan konstruksi, umur konstruksi dan posisi titik reklame, utamanya titik reklame yang sebelumnya berada di antara pemukiman, dengan sekarang yang posisinya terletak di nol jalan akibat pelebaran jalan, hitungan kekuatannya berbeda,” pungkasnya.